Sejumlah Kabupaten di Sumatra Barat Terendam Banjir,Termasuk 45.868 Warga di Pesisir Selatan Mengungsi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 8 Maret 2024 - 20:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah rumah warga yang terdampak banjir di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Kamis (8/3/2024). (Dok.BPBD Kabupaten Pesisir Selatan).

Sejumlah rumah warga yang terdampak banjir di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Kamis (8/3/2024). (Dok.BPBD Kabupaten Pesisir Selatan).

HAISUMATERA.COM – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat, sejumlah wilayah di Provinsi Sumatra Barat terendam banjir pada Jumat (8/3/2024).

Peristiwa itu disebabkan hujan dengan intensitas tinggi melanda beberapa wilayah tesebut sejak kemarin.

Adapun wilayah terdampak yang pertama ialah Kota Padang. Enam kecamatan terdampak banjir, yaitu:

Kecamatan Lubuk Begalung, Naggalo, Lubuk Kilangan, Koto Tangah, Padang Utara dan Padang Timur.

Peristiwa longsor terjadi di Lubuk Paraku yang akibatkan akses jalan terhambat.

Pendataan dan evakuasi masih di lakukan oleh BPBD Kota Padang dan tim gabungan setempat hingga saat ini.

Baca artikel lainnya di sini : Seorang Warga Terseret Arus Sungai Saat Banjir Belu, Nusa Tenggara Timur, Ditemukan Tim Gabungan

Lokasi selanjutnya, Kabupaten Pasaman Barat. Sejumlah jalan di Kabupaten Pasaman Barat terputus diakibatkan terendam banjir.

Akses jalan Simpang Empat – Talu Kecamatan Talamau, Simpang Empat – Ujung Gading Kecamatan Pasaman, Air Bangis – Ujung Gading Kecamatan Sungai Beremas.

Lihat juga konten video, di sini : Fenomena Pergerakan Tanah di Kabupaten Bandung Barat, Pemerintah akan Merelokasi Rumah Warga

Selain itu banjir juga sebabkan satu jembatan putus di Kecamatan Balingka dan satu unit rumah hanyut terbawa arus di Kecamatan Ranah Batahan.

BPBD Kabupaten Pasaman dan tim gabungan terus mengupayakan penanganan darurat bencana hingga kini.

Kemudian Kabupaten Pesisir Selatan, BPBD setempat melaporkan tiga orang meninggal dunia dan sembilan orang dinyatakan hilang akibat bencana banjir dan longsor.

Sekitar 20.004 rumah milik 20.004 kepala keluarga terdampak. Peristiwa itu turut membuat 45.868 masyarakat mengungsi ke tempat lebih aman.

Tim gabungan masih berada di lokasi melakukan penanganan dan bersiaga.

Banjir juga terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai, tepatnya Desa Saurenuk Kecamatan Sipora Selatan.

Selain itu tanah longsor melanda Desa Bosua yang juga berada di Kecamatan Sipora Selatan.

Hingga kini BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai masih melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan aparat setempat.

Peristiwa serupa juga melanda wilayah Kabupaten Padang Pariaman.

Banjir terjadi di kecamatan Lubuak Aluang, 2×11 Kayu Tanam, Batang Anai, V Koto, Sungai Limau, Sitonga, V Koto Timur.

Anam Lingkuang, 2×11 Enam Lingkuang, Nan Sabaris, Sungai Geringging, VII Koto, V Koto, VII Koto Patamuan, Ulakan Tapakih.

Tanah longsor terjadi di Kecamatan Lubuak Aluang, 2×11 Kayu Tanam, 2×11 Enam Lingkuang, Batang Anai, Sungai Geringging, V Koto, Sungai Limau, V Koto Timur, VII Koto Patamuan.

BPBD Kabupaten Padang Pariaman lakukan pendataan dan evakuasi di lokasi terdampak.

BPBD Kabupaten Agam melaporkan, banjir yang sempat genangi rumah warga dan ruas jalan di Kecamatan Palembayan sudah mulai surut.

Selain banjir, dilaporkan terjadi tanah longsor di dua titik. Antara lain di:

Kecamatan Malalak yang menutupi ruas jalan kabupaten dan di Kecamatan Tanjung Raya. Tim gabungan masih berada di lokasi melakukan penanganan.

Wilayah Kota Solok juga terdampak Banjir, sebanyak 20 unit rumah warga terendam banjir, 24 kepala keluarga atau 95 jiwa terdampak.

BPBD setempat lakukan evakuasi dan koordinasi dengan pihak terkait.

Selanjutnya di Kota Pariaman, satu rumah warga tertimpa pohon tumbang akibat hujan deras yang disertai angin kencang.

Laporan tentang kejadian Banjir Bandang terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Terdapat satu unit rumah rusak berat, dua unit rumah rusak ringan, satu unit masjid rusak ringan, satu unit puskesmas rusak ringan.

Dan sejumlah sawah dan kolam ikan di Kecamatan Situjuah Limo Nagari terdampak.

Sementara itu empat unit rumah di Nagari Situjuah Batua juga alami kerusakan ringan pasca banjir bandang. BPBD setempat dan tim gabungan saat ini melakukan pembersihan material.

BMKG mengeluarkan peringatan dini waspada potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam hari.

Di wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Tanah Datar, Sijunjung, dan sekitarnya pada Sabtu (9/3/2024).

Peringatan dini serupa juga dikeluarkan untuk hari Minggu (10/3/2024) pada wilayah Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman.

Pariaman, Padang Panjang, Tanah Datar, Solok, Kab. Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, dan sekitarnya.

Menanggapi maraknya kejadian bencana banjir dan longsor serta adanya potensi turun hujan di wilayah yang masih alami bencana.

BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah-langkah penanganan yang cepat.

Antara lain, mendirikan tenda pengungsi untuk mengevakuasi warga yang rumahnya terdampak cukup signifikan.

Membersihkan aliran sungai dan air jika terhambat material yang sebabkan debit air meluap.

Dan bersiaga di lokasi – lokasi berpotensi terjadinya peristiwa susulan, serta melakukan pemenuhan kebutuhan bagi warga yang terdampak.***

Artikel di atas juga sudah diterbitkan portal berita nasional dari Sumatera Sumateraekspres.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Femme.id dan Aktuil.com

Berita Terkait

Operasi TMC Dilanjutkan dengan Sebar 24 Ton NaCl di Langit Sumbar dalam Penanganan Darurat Galodo
Serahkan Bantuan untuk Bencana Sumatra Barat, Kepala BNPB Suharyanto Dampingi Prabowo Subianto
Nyatakan Turut Berduka Atas Bencana Sumatera Barat, Prabowo Subianto Sampaikan Apresiasi ke TNI Polri
Cek Korban Banjir dan Antar Bantuan, Prabowo Subianto Langsung ke Sumatera Barat dari Qatar
Korban Meninggal Dunia 58 Orang, Korban Hiang 35 Orang Saat Banjir Lahar Dingin dan Tanah Longsor Sumbar
Distribusi Bantuan Logistik Lewat Darat Terganggu Akibat Jalan Terputus dan 19 Unit Jembatan Terdampak
50 Orang Meninggal Dunia, 27 Hilang, 37 Luka-luka, 3.396 Mengungsi dalam Banjir Lahar dan Longsor Sumbar
Akìbat Banjir yang Melanda Kabupaten Tanah Datar, 7 Orang Meninggal Dunia di Sumatera Barat
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 22 Juli 2024 - 09:06

Akan Maju Sebagai Gubernur pada Pilkada Jawa Tengah 2024, Ini Isysrat yang Ditunjukan Kaesang Pangarep

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:05

Dari Sumut hingga Papua Barat Daya, Inilah Daftar 10 Pasangan Cagub – Cawagub yang Diputtuskan Golkar

Selasa, 16 Juli 2024 - 10:59

Diisukan Dirinya Mundur Sebagaì Wali Kota Surakarta, Begini Respons Gibran Rakabuming Raka

Selasa, 9 Juli 2024 - 12:36

Dukungan untuk Bobby Nasution Maju di Pilgub Sumatera Utara, PKS Nyatakan Belum Ada Keputusan

Jumat, 24 Mei 2024 - 19:57

Sejumlah Pers Daerah dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua Siap Kolaborasi Menangkan Pilkada 2024

Selasa, 14 Mei 2024 - 15:29

Ada Peluang Megawati Soekarnoputri Bertemu dengan Prabowo Subianto, PDIP Sebut Momentumnya

Rabu, 24 April 2024 - 22:00

Datangi Kantor PKB Usai Ditetapkan Presiden Terpilih, Prabowo Subianto: Kita Ingin Terus Bekerjasama

Sabtu, 30 Maret 2024 - 13:30

Kunci Indonesia Siap Hadapi Tantangan, Krisis, dan Ancaman, Prabowo Subianto: Kearifan Para Pemimpin

Berita Terbaru