Tertimpa Longsor di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Seorang Pemotor Meninggal Dunia

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 19 Desember 2023 - 15:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pemotor meninggal dunia akibat tertimpa longsor di Koto Laweh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Tanah Datar)

Seorang pemotor meninggal dunia akibat tertimpa longsor di Koto Laweh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. (Dok. BPBD Kabupaten Tanah Datar)

HAISUMATERA.COM   – Seorang pemotor meninggal dunia akibat tertimpa longsor di Koto Laweh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat pada Senin 18 Desember 2023 pukul 09.00 WIB.

Kejadian longsor yang mengakibatkan korban jiwa ini merupakan longsor susulan setelah sebelumnya pada pukul 07.00 WIB terjadi longsor pertama.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tanah Datar Doni menjelaskan kronologi longsor.

Diawali dengan turunnya hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Tanah Datar sejak Minggu 12 Desember 2023 sore hingga Senin 18 Desember 2023 sore.

Hujan mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan longsor dari tebing di pinggir jalan nasional penghubung Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam.

Baca artikel lainnya di sini : Banjir Surut, BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat Imbau Warga Antisipasi Banjir Susulan

Saat tim gabungan dan masyarakat setepat melakukan gotong royong pembersihan longsor, terjadi longsor susulan.

Hal ini menyebabkan seorang pemotor yang sedang menepi tertimbun longsor.

“Jadi waktu tim gabungan bersama masyarakat sedang melakukan pembersihan, tiba-tiba terjadi longor lagi di titik berbeda, sekitar 20 meter dari lokasi longsor pertama.”

Lihat juga konten video, di sini: Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Guguran 2.000 Meter, Hujan Abu Terjadi di Boyolali dan Magelang

“Longsoran kedua ini yang mengakibatkan korban jiwa”, terang Doni.

Laporan terkini oleh BPBD Kabupaten Tanah Datar, pada Selasa (19/12/2023) area longsor di Nagari Tanjung Alam telah selesai dibersihkan.

Upaya pembersihan berlangsung cepat dengan bantuan alat berat dari pemerintah provinsi Sumatra Barat dan Dinas Kebakaran Kabupaten Tanah Datar.

Kawasan Rawan Longsor

Selain kejadian longsor di jalan nasional Tanah Datar-Agam, pada Senin (18/12/2023) juga terjadi longsor di Jorong Mawar I dan II, Kenagarian Lubuk Jantan, Kecematan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar.

Beberapa titik jalan terdampak longsor antara lain di Sangkak Rayo, Ayia Dingin, Lokuak Alai, Kandang Lamo, Ateh Dangau Lakuak,dan Kosiak.

Longsor juga menimpa pemukiman warga dan mengakibatkan empat rumah warga rusak berat dan satu rumah warga rusak ringan.

Adapun rumah warga dengan kondisi rusak berat adalah milik Yunardi dan Tiadi di Tungango Mawar I, Erison dan Sahurman di Jungkang Mawar II, dan rumah dengan kondisi rusak sedang milik Ramilis.

BPBD Kabupaten Tanah Datar mengimbau masyarakat untuk selalu waspada akan adanya kejadian lonsor serupa. Doni mengatakan 14 kecamatan di kabupaten Tanah Datar memiliki titik-titik rawan longsor.

“Wilayah Tanah Datar ini banyak tebingnya, baik di jalan maupun di wilayah pemukiman warga. Kami himbau warga untuk selalu waspada apalagi jika turun hujan cukup lama”, terang Doni.

Lebih lanjut Doni menjelaskan wilayah yang memiliki potensi longsor tinggi antara lain Kecamatan Lintau Buo, Lintau Buo Utara, Tanjung Baru, Salimpaung, Sungai Tarab, Rambatan, Batipuh, Batipuh Selatan, Kali Koto.

“BPBD telah memasang plang dan rambu-rambu rawan longsor di beberapa titik rawan longsor. Kami harap warga peduli dengan rambu tersebut” pungkas Doni.

Merespon hal tersebut, BNPB mengimbau kepada pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat untuk melakukan mitigasi antara lain dengan melakukan penanaman tanaman.

Dengan sistem perakaran yang dalam untuk mengikat tanah, membuat tanggul penahan longsor dan berhati-hati saat melintasi wilayah yang rawan longsor.***

Berita Terkait

Operasi TMC Dilanjutkan dengan Sebar 24 Ton NaCl di Langit Sumbar dalam Penanganan Darurat Galodo
Serahkan Bantuan untuk Bencana Sumatra Barat, Kepala BNPB Suharyanto Dampingi Prabowo Subianto
Nyatakan Turut Berduka Atas Bencana Sumatera Barat, Prabowo Subianto Sampaikan Apresiasi ke TNI Polri
Cek Korban Banjir dan Antar Bantuan, Prabowo Subianto Langsung ke Sumatera Barat dari Qatar
Korban Meninggal Dunia 58 Orang, Korban Hiang 35 Orang Saat Banjir Lahar Dingin dan Tanah Longsor Sumbar
Distribusi Bantuan Logistik Lewat Darat Terganggu Akibat Jalan Terputus dan 19 Unit Jembatan Terdampak
50 Orang Meninggal Dunia, 27 Hilang, 37 Luka-luka, 3.396 Mengungsi dalam Banjir Lahar dan Longsor Sumbar
Akìbat Banjir yang Melanda Kabupaten Tanah Datar, 7 Orang Meninggal Dunia di Sumatera Barat
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:59

Termasuk Lewat Kios Pangan, Badan Pangan Nasional Bangun Sinergi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan

Jumat, 7 Juni 2024 - 14:19

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi Cek Stok Beras Gudang Bulog di Sumbar, Pastikan Ketersediaan Pangan

Kamis, 16 Mei 2024 - 07:46

Bapanas Intensifkan Pemantauan dan Intervensi Program untuk Jaga Stabilitas Pangan Jelang Iduladha

Minggu, 21 April 2024 - 07:13

Menkeu Sri Mulyani Bahas Sektor Transportasi Indonesia Saat Bertemu CEO Millennium Challenge Corporation

Selasa, 16 April 2024 - 09:45

Dampak Eskalasi Konflik Iran – Israel di Timur Tengah, Harga Minyak Dapat Tembus 100 Dolar AS per Barel

Sabtu, 6 April 2024 - 11:40

BI Ungkap Alasan Posisi Cadangan Devisa Turun, Termasuk Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Minggu, 17 Maret 2024 - 01:33

Kunjungan Berarti: LSP PM dan BNSP Bangun Fondasi Profesional

Selasa, 5 Maret 2024 - 16:51

Calon Presiden Prabowo Subianto Ingin Pemerintahannya Fokus ke Lapangan Kerja dan Efisiensu

Berita Terbaru