SUS Indonesia Terpilih sebagai Mitra Resmi Danantara dalam Program Nasional WtE

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

SHANGHAI, 4 November 2025 /PRNewswire/ — Indonesia terus bergerak menuju masa depan yang lebih bersih dan cerdas dengan mengubah sampah perkotaan menjadi sumber listrik. Melalui anak usahanya, SUS Indonesia Holding, SUS ENVIRONMENT resmi terpilih sebagai penyedia teknologi yang telah memenuhi persyaratan sehingga tercantum dalam Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) PT Danantara Investment Management (Persero) untuk program nasional Waste-to-Energy (BUPP PSEL).

Danantara Indonesia building
Danantara Indonesia building

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penetapan ini menjadi bentuk pengakuan atas keahlian dan rekam jejak SUS ENVIRONMENT dalam sektor waste-to-energy (WtE) sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi energi bersih di Indonesia. Program PSEL ingin mengubah sampah perkotaan menjadi energi terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada tempat pembuangan akhir (TPA), serta menekan emisi gas rumah kaca — sebuah langkah penting menuju masa depan yang berkelanjutan dan rendah karbon.

Berpengalaman hampir dua dekade dan telah terlibat dalam 90 proyek di seluruh dunia, SUS ENVIRONMENT menjadi salah satu pelopor inovasi pengelolaan sampah. Teknologi canggih yang dikembangkan SUS ENVIRONMENT memadukan sejumlah sistem, seperti thermal treatment, energy recovery, dan pengendalian emisi yang sesuai dengan standar internasional. Dengan demikian, SUS ENVIRONMENT mendorong pembangunan berkelanjutan dan penerapan ekonomi sirkular di area perkotaan.

"Untuk menyediakan solusi kelas dunia yang menjawab kebutuhan Indonesia, SUS Indonesia Holding siap mewujudkan kota yang lebih bersih dan mendukung pertumbuhan hijau nasional," ujar juru bicara SUS ENVIRONMENT.

Dengan mencantumkan SUS ENVIRONMENT dalam DPT, Indonesia terbuka menyambut kolaborasi global dalam menghadapi tantangan pengelolaan sampah perkotaan. Melalui perpaduan keahlian global dan pemahaman di pasar lokal, kolaborasi ini dapat memperkuat ekonomi sirkular dan mendukung pencapaian target nasional untuk menurunkan emisi.

Dengan misi "Menciptakan lingkungan hidup yang lebih bersih dan layak huni," SUS ENVIRONMENT siap berperan aktif dalam proyek-proyek WtE di Indonesia — mengubah sampah menjadi energi dan mendukung transisi menuju masa depan yang lebih lestari dan cerdas.

Kabar terbaru:
https://www.instagram.com/p/DQesSkek-Zy/?igsh=MWdoODUwdHlhY2t3Yg==

TENTANG SUS ENVIRONMENT

SUS ENVIRONMENT adalah penyedia solusi lingkungan hidup yang terbesar di dunia.* Hingga Juni 2025, SUS ENVIRONMENT telah mendirikan 11 pusat manajemen di seluruh dunia, dan melayani lebih dari 100 juta orang. SUS ENVIRONMENT juga berinvestasi dan membangun 90 proyek pembangkit listrik tenaga sampah/PLTSa (low-carbon Eco-industrial parks) dengan kapasitas harian hampir 120.000 ton sampah perkotaan berbentuk padat yang menghasilkan sekitar 18.000 GWh listrik hijau setiap tahun. Peralatan dan teknologi SUS ENVIRONMENT telah digunakan 300 proyek PLTSa di seluruh dunia untuk mengolah lebih dari 300.000 ton sampah perkotaan berbentuk padat setiap hari.*

*Data Sanitasi Lingkungan Hidup Tiongkok dan data publik, mencakup skala desain total, data terhitung hingga 30 Juni 2025.

 

Berita Terkait

Hisense Gelar Instalasi Interaktif Bertema RGB, Dukung Euforia FIFA World Cup 2026™ di New York
Tingginya Permintaan Masyarakat Indonesia Dorong Pertumbuhan Malaysia Healthcare di Malaysia Fair 2026
Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED
Chief Investment Officer, Global Equity, E Fund HK – Jeff Li Soroti “Tiga Perubahan Besar” di Ajang Bloomberg Invest Hong Kong 2026
Pendapatan Lockton Meningkat Menjadi $4,5 Miliar Pada Tahun Fiskal 2026
Castrol Superbike Fest 2026 Satukan Lebih dari 2.300 Pengendara Motor di Asia Pasifik dalam Semangat “One Ride, One Connection”
Melesat 22 Posisi, Huasun Tercantum pada Peringkat Ke-12 dalam Daftar “World’s Top GreenTech Companies 2026” versi TIME Berkat Kepercayaan Pasar terhadap Teknologi HJT
Berpartisipasi di Ajang Automotive Manufacturing 2026 Bangkok, Leetx Pamerkan Teknologi Perakitan Terintegrasi yang Dikembangkan secara Independen

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:55

Hisense Gelar Instalasi Interaktif Bertema RGB, Dukung Euforia FIFA World Cup 2026™ di New York

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:25

Tingginya Permintaan Masyarakat Indonesia Dorong Pertumbuhan Malaysia Healthcare di Malaysia Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:47

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:26

Chief Investment Officer, Global Equity, E Fund HK – Jeff Li Soroti “Tiga Perubahan Besar” di Ajang Bloomberg Invest Hong Kong 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:02

Pendapatan Lockton Meningkat Menjadi $4,5 Miliar Pada Tahun Fiskal 2026

Berita Terbaru